Minggu, 20 Juli 2014
Sabtu, 19 Juli 2014
Cerita MalminGagal
Buat kalian yang jomblo, yang gak ada pasangan buat malam mingguan, nih mending baca cerita tentang pasangan yang gagal malam mingguan, ni cerita berdasarkan pengalaman teman loh, bukan asal fiksi, jadi banggalah kalian menjadi jomblo jadi tidak kena masalah kayak gini.
---
Mau pacaran malah kehujanan
---
Si Talif punya cewek namanya Laila. Laila itu orangnya cantik, rambutnya sepunggung, tata katanya haluuus banget, sehalus kulitnya doi mereka udah pacaran sejak tahun lalu dan kebetulan banget, sabtu besok itu Aniv setahunnya mereka. Dan tersusun lah rencana Malam Mingguan sekalian rayain tuh hari jadi.
Si Talif ceritain ke sohib sehidup sematinya dia, namanya Galih. Si Galih yang jadi jomblo ini cuman bisa mewek dalam ati pas ngedengerin sohibnya ntu cerita. Si Talif ceritanya sok banget, kira-kira gitudeh yang si Galih pikirin selama di Talif curhat.
"Oi, Galih mending elo nyari pacar juga supaya bisa malmingan kayak gua"
"Gak ah,"
"Emang napa ?"
"Males aja"
"Lama-lama elo jadi bujangan loh. udahan ya gue mau pergi ni daah"
Dan si Galih hanya bisa meratapi nasibnya sambil berdoa dalam hati
Semoga malam ini hujan deras banget
----
sepanjang jalan, si Talif ama Laila cuman cerita ngelantur ketawa-ketiwi, nggak nyadar kalau awan kumolonimbus udah berbaris n siap perang dilangit sana. Sesampainya di anjungan, mereka berdua langsung nyari tempat duduk trus lanjutin deh tuh cerita.
"Eh, kayaknya bakalan hujan deh, lif"
"enggak kok, kita disini aja. gak bakalan hujan"
Dan mereka lanjut lagi ceritanya ampe 5 menit kemudian para pasukan awan kumolonimbus udah nembakin senjata mereka secara serentak dan hasilnya, terjadilah hujan deras yang mengganggu acara kedua sejoli itu.
--
Dirumah Galih
Galih cuma menatap senang ke arah jendela.
"Talif,tau nggak kalo jomblo itu orang sengsara, trus emak gue sering bilang Doa orang sengsara selalu dikabulkan"
---
itulah Salah satu kesialan yang dialami oleh orang yang lagi asek malmingan, kita sebagai jomblo harus bangga karena gak bakalan ketimpa sial kayak si Talif ama si Laila, trus soal namanya itu bukan nama asli mereka kok, kalau ada yang namanya sama sorry banget ya
---
Mau pacaran malah kehujanan
---
Si Talif punya cewek namanya Laila. Laila itu orangnya cantik, rambutnya sepunggung, tata katanya haluuus banget, sehalus kulitnya doi mereka udah pacaran sejak tahun lalu dan kebetulan banget, sabtu besok itu Aniv setahunnya mereka. Dan tersusun lah rencana Malam Mingguan sekalian rayain tuh hari jadi.
Si Talif ceritain ke sohib sehidup sematinya dia, namanya Galih. Si Galih yang jadi jomblo ini cuman bisa mewek dalam ati pas ngedengerin sohibnya ntu cerita. Si Talif ceritanya sok banget, kira-kira gitudeh yang si Galih pikirin selama di Talif curhat.
"Oi, Galih mending elo nyari pacar juga supaya bisa malmingan kayak gua"
"Gak ah,"
"Emang napa ?"
"Males aja"
"Lama-lama elo jadi bujangan loh. udahan ya gue mau pergi ni daah"
Dan si Galih hanya bisa meratapi nasibnya sambil berdoa dalam hati
Semoga malam ini hujan deras banget
----
sepanjang jalan, si Talif ama Laila cuman cerita ngelantur ketawa-ketiwi, nggak nyadar kalau awan kumolonimbus udah berbaris n siap perang dilangit sana. Sesampainya di anjungan, mereka berdua langsung nyari tempat duduk trus lanjutin deh tuh cerita.
"Eh, kayaknya bakalan hujan deh, lif"
"enggak kok, kita disini aja. gak bakalan hujan"
Dan mereka lanjut lagi ceritanya ampe 5 menit kemudian para pasukan awan kumolonimbus udah nembakin senjata mereka secara serentak dan hasilnya, terjadilah hujan deras yang mengganggu acara kedua sejoli itu.
--
Dirumah Galih
Galih cuma menatap senang ke arah jendela.
"Talif,tau nggak kalo jomblo itu orang sengsara, trus emak gue sering bilang Doa orang sengsara selalu dikabulkan"
---
itulah Salah satu kesialan yang dialami oleh orang yang lagi asek malmingan, kita sebagai jomblo harus bangga karena gak bakalan ketimpa sial kayak si Talif ama si Laila, trus soal namanya itu bukan nama asli mereka kok, kalau ada yang namanya sama sorry banget ya
Jumat, 27 Juni 2014
Zodiak dan Sifatnya
- Taurus
Taurus cenderung keras kepala dan sulit berkompromi. Dalam hubungan, kemungkinan besar mereka terjebak dalam ide-ide, kebutuhan, dan penilaian sendiri serta melupakan pasangannya. Jadi, lihatlah sekeliling dan belajarlah untuk lebih mendengarkan dan melakukan kompromi.
- Gemini
Gemini mungkin berpikir secepat cahaya, tetapi mereka sering lupa bahwa orang lain tidak bisa melakukan hal yang sama. Konsekuensinya adalah mereka sering mengalami kesulitan mengekspresikan diri ketika datang kebutuhan emosionalnya. Kecuali Anda bisa membaca pikiran orang, pertimbangkan untuk berbicara secara lantang dan terbuka untuk meminta apa yang Anda butuhkan.
- Cancer
Cancer kerap memiliki rasa cemas berlebihan. Namun, pemilik zodiak ini juga sangat pintar, dan tahu bagaimana menyimpan dendam. Jika Cancer bisa mengurangi hal ini, maka hubungan dengan orang lain bisa menjadi lebih hangat dan menguntungkan satu sama lain.
Memaafkan akan jauh lebih mudah bila Anda menyadari bahwa orang-orang yang mencintai Anda sebenarnya tidak ingin menyakiti Anda.
- Leo
Leo bisa bersinar seterang matahari, tetapi kadang-kadang harus menerima bahwa mereka sebenarnya bukan pusat segalanya. Ketahuilah bahwa ketika ego Anda tumbuh, ini dapat menjadi kekuatan besar yang bisa membuat orang-orang menjauhi Anda. Untuk itu kontrol ego Anda yang begitu besar.
- Virgo
Virgo adalah orang-orang memiliki kekhawatiran tinggi pada diri sendiri. Hal yang mungkin Anda tidak sadari adalah ketika dalam kondisi stres, Anda cenderung menunjukkan kekuatan dan menyampaikan kritik sangat pedas. Virgo sering tidak mengenali kekuatan mereka sendiri, yang sangat suka mengobservasi dirinya sendiri dan menahan diri ketika diremehkan. Cobalah lebih relaks dalam menghadapi segala masalah.
- Libra
Libra percaya semuanya bisa diseimbangkan, tetapi selama proses tersebut pemilik bintang ini cenderung narsistis. Saat emosi muncul Anda akan terlalu menuntut. Akan lebih bijaksana untuk melihat situasi dengan kacamata ‘kita’ daripada ‘aku’, terutama dalam hal percintaan. Dengan melakukan hal ini emosi Anda menjadi lebih seimbang.
- Scorpio
Scorpio sangat mengandalkan kemampuannya mengontrol emosi. Pemilik bintang ini juga sangat pintar dalam memanipulasi sikap diam. Anda memang ingin cepat menyelesaikan masalah dan berusaha mengontrol segalanya. Tetapi, jika terkait hubungan asmara, tanyakan pada diri sendiri apakah hanya ingin bermain-main atau ingin memenangkan hati pasangan.
- Sagitarius
Sagitarius harus menyadari bahwa kecemasan dan ketakutan mendalam dalam dirinya adalah masalah utama, dan bukan soal hubungan asmara yang dijalaninya.
Pasangan sangat menyukai kebebasan dan kemandirian Anda, tetapi dia juga ingin menjadi bagian dari kehidupan Anda. Jika Anda menginginkan cinta terakhir, terimalah tanggung jawab dalam hubungan dan buatlah hubungan tidak berat sebelah.
- Capricorn
Carpicorn mungkin percaya bahwa dirinyalah yang selalu benar, tetapi sebaiknya juga harus lebih terbuka untuk menerima bahwa pasangan memiliki hak untuk tidak setuju dengan Anda.
Pemilik bintang Capricorn juga harus mengerti bahwa ketergantungan tidak selalu menciptakan keamanan dalam cinta. Hal itu bisa membuat emosi malah tidak terkendali.
- Aquarius
Kemandirian aquarius sering sulit dipahami orang lain, untuk itu cobalah untuk menjelaskannya. Jangan sampai membuat emosi tidak terkontrol. Meskipun Anda tergolong berani dan kerap merasa bangga pada diri sendiri, namun Anda suka menyendiri dan bersikap dingin.
Mempercayai seseorang dengan hati Anda mungkin tidak mudah, tetapi tidak percaya akan cenderung lebih menyakitkan. Cobalah lebih percaya pada orang lain, terutama pada orang-orang yang Anda cintai.
- Pisces
Pisces sering merasa bingung dengan perhatian penuh yang tertuju padanya dan sering mendefinisikannya sebagai beban. Ketika Anda kehilangan kontrol diri maka cenderung depresi dan orang yang Anda cintai akan kecewa. Kadang-kadang, hal terbaik yang dapat Anda lakukan adalah belajar untuk melepaskan beban yang ada dan membiarkannya pergi.
- Aries
Aries termasuk yang tipe orang memiliki prinsip bahwa setiap pikiran yang melewati kepala harus diucapkan melalui mulut. Hal ini dapat merusak hubungan Anda dengan orang-orang di sekeliling Anda. Ucapan Anda yang blak-blakan bisa menimbulkan rasa marah, sedih dan kecewa pada orang yang mendengarnya. Cobalah untuk lebih mengendalikannya.
Langganan:
Komentar (Atom)